Menulis di Web 1

Setelah sering baca baca blog dan lihat lihat di internet, entah mengapa aku merasa perlu menuliskan tentang ini, banyak sekali tulisan tulisan di blog indonesia yang susah dimengerti, termasuk tulisan saya sendiri..he he
Sudah saatnya kita belajar sedikit tentang bagaimana sebaiknya menulis di internet, bagaimana membuat tulisan kita lebih baik..
oh bukan, bukan tentang apa yang ditulis hanya bagaimana kita menyajikannya ke dalam format yang baik
Ada beberapa sumber yang bisa menjadi panduan yang pernah saya baca, untuk seri pertama ini saya ambil dari buku Head First Web Design, yang cukup asyik dan menarik.
Okeh, pertama-tama, menulis di web itu TIDAK SAMA dengan menulis pada media konvensional seperti koran atau buku. Tidak seperti ketika membaca buku, yang orang akan membacanya dari kiri ke kanan ato sebaliknya tergantung locale-nya, di web, orang akan menscan tulisan, melihat sejenak, membaca sepintas, secepat mungkin berusaha menangkap inti halaman itu dan segera berpindah, hei, masih banyak halaman yang ingin dilihat. Begitulah kira-kira mentalitas kebanyakan pengguna internet ketika browsing.
Membaca pada layar monitor juga sangat berpengaruh pada perilaku membaca seseorang. Ketika membaca di monitor, seseorang cenderung jauh lebih lambat dan lebih cepat capek daripada membaca media cetak. Ini dikarenakan resolusi monitor itu jauuuh lebih rendah daripada kertas. Coba zoom tulisan di monitor, lama lama akan kelihatan buram dan kotak-kotak kan. Mata akan berusaha mengakomodir tulisan ini agar bisa terbaca oleh kita, menjadikan mata lebih banyak bekerja dan lebih cepat capek.
Jadi bagaimana menjadikan tulisan kita lebih scannable oleh mata, dan mempermudah pembaca menikmatinya sehingga pada akhirnya akan keterusan membaca dan ingin kembali lagi ke blog atau situs kita.
Ada beberapa petunjuk yang bisa diterapkan, antara lain:
Ikuti kaidah penulisan yang baik,
well ini sebenarnya dari saya sendiri, tapi cukup miris juga kalo liat tulisan yang gak paham hal-hal sederhana seperti setelah titik ato koma itu harus diberi spasi, dan lain-lain. Tapi tidak selalu tidak mengikuti kaidah itu jelek, kapan-kapan akan coba saya tuliskan mengapa.
Terapkan teknik-teknik penulisan wartawan,
lebih detilnya akan saya bahas pada tulisan berikutnya
Compress your copy
persingkat dan perjelas tulisan anda, gunakan kata-kata sederhana, aktifkan semua kalimat pasif, gunakan kata kata yang efektif dan singkat. Orang yang pintar adalah orang yang mampu menjelaskan sesuatu yang rumit dengan sederhana, he he.. tapi ini masih bisa dilanggar kok, kalo memang lagi pengen menikmati berkata-kata rumit, indah dan kompleks. Tapi ya itu tadi sebisa mungkin mudah dipahami. Itulah kadang kadang gunanya font yang agak besar, lebih readable.
Gunakan list.
List ato daftar akan lebih mudah dibaca dan lebih menarik. Gunakan list ketika:
- Anda perlu teks anda lebih mudah dibaca
- paragraf ato kalimat punya elemen yang bisa dibikin lis
- satu bloks teks yang banyak bisa dipecah pecah ke dalam kumpulan satu ato dua kalimat
Pakai Heading
untuk paragraf anda. Heading dapat mempermudah pembaca mengetahui apa sih isi teks yang panjang di bawahnya itu. Heading tidak harus besar sekali, cukup lebih tebal dan sedikit terpisah dari teks sudah bisa mewakili. Contoh penggunaan heading adalah pada poin-poin di tulisan ini (yang cuma dibold ajah)
Mainkan Font
Untuk mempertegas heading atau teks yang penting. Ada dua jenis besar font, yaitu serif dan sans-serif. Serif adalah font yang ada sedikit “plengkur” di pucuk/akhir goresan (ato disebut serif) contohnya adalah Times New Roman dkk. Sedangkan sans serif ato tanpa serif adalah font yang tanpa serif(doh!) seperti arial dan lain-lain. Mainkan keduanya. Tapi saya lebih senang pakai sans serif untuk teks karena jauh lebih mudah dibaca.
Begitulah beberapa hal dari yang pernah saya baca, bukannya saya sudah ahli, sayapun masih belajar untuk dapat menerapkan dengan baik. Mari kita sama-sama tingkatkan kualitas tulisan kita.
Tipsnya menarik. Aku jadi merasa kesindir. Yach, mudah-mudahan ilmu seperti ini bisa aku terapkan untuk seterusnya. Kalau alpa, tolong ingatkan diriku, ya!
nice info… semangat gan…
Hehe, nice, bisa diterapkan nih
Memang sih kebiasaan kalo baca tulisan pada di web, kita lebih sering nge-scan yang penting2 aja. Header dan list terutama membantu disini.
Mari sama-sama belajar